Kejuaraan Nasional RUN 10 KM Beltim, Ajang Olahraga dan Wisata

Kejuaraan Nasional RUN 10 KM Beltim, Ajang Olahraga dan Wisata
Evi Nardi, Kepala Dinas pariwisata Beltim

BELITUNG TIMUR – Sebanyak 86 orang pelari nasional sudah mendaftarkan diri untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Beltim Run 10 K (kilometer) tahun 2020. Peserta diharapkan akan bertambah mengingat pendaftaran baru akan ditutup pada 6 November 2020 mendatang.

Ketua Panitia Kejurnas Beltim Run 10 K Evi Nardi mengatakan para atlet nasional yang sudah mendaftar masih didominasi oleh atlet putra yakni sebanyak 66 orang. Sedangkan atlet putri nasional berjumlah 20 orang.

“Para atlet nasional yang mendaftar berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, serta atlet Kabupaten di Pulau Bangka dan Belitung,” ungkap Evi Nardi.

Evi menyatakan panitia tidak menargetkan jumlah atlet nasional yang akan ikut. Namun Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Beltim itu berharap atlet nasional dapat sebanyak-banyaknya turun pada kejuaraan yang akan berlangsung pada 8 November 2020 mendatang tersebut.

"Kita hanya berharap juara-juara lari marathon tingkat nasional dapat ikut turun. Mengingat Kejuaraan ini untuk mengganti Kejuaraan Atletik Laskar Pelangi Open (KALPO) yang urung dilaksanakan lantaran ada COVID 19,” kata Evi.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Beltim itu konsep Kejurnas Beltim Run 10 K lebih mengusung sport tourism atau kegiatan olahraga yang dikemas untuk promosi wisata Kabupaten Beltim.

“Jadi kita berharap kepada atlet-atlet yang dari luar Beltim, dapat berolahraga sambil berwisata. Mereka dapat mengunjungi objek-objek wisata sekaligus promosi kepada rekan-rekan mereka lewat foto-foto di media sosial nantinya,” terang Evi.

Bukan hanya untuk atlet nasional, Kejurnas Beltim Run 10 K juga menggelar nomor lomba untuk atlet lokal, baik lewat Lokal Beltim 10 Putra dan Putri maupun Pelajar Lokal 5 K, Putra dan Putri.

"Kita siapkan total hadiah Rp 150 juta. Ajang ini bukan hanya untuk atlet nasional, namun juga untuk penjaringan bibit-bibit atlet lokal yang nanti akan kita persiapkan untuk Pekan Olahraga Provinsi VI di Bangka Barat,” ujar Evi. (@/HMF)