Road Show Bilitonie Seniman Musik Hibur Masyarakat Se Belitong

Road Show Bilitonie Seniman Musik Hibur Masyarakat Se Belitong
Edi Nasapta, Billitonie dan rombongan saat soan ke Bupati Beltim, Yuslih Ihza

BELITUNG TIMUR - Pandemi Covid-19 yang terus merebak dan belum kunjung sirna membuat berbagai dampak seperti merosotnya ekonomi masyarakat, rasa hawatir dan rasa takut untuk berinteraksi, dengan hal tersebut sehingga menimbulkan rasa empati dari kelompok seniman musik hususnya untuk sedikit memberikan kubtribusi dengan caranya sendiri.

Sekolompok seniman musik dari Kota Tanjung Pandan Belitung 'Billitoni' road show berkeliling Pulau Belitung untuk memberikan hiburan kepada masyarakat agar terhibur menghilangkan rasa sumpek akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda dan belum juga sirna.

Edi Nasapata selaku penggagas mengatakan bahwa dirinya selaku masyarakat yang juga ikut merasakan betapa merasa juga akan kegelisahan selama pandemi Covid-19 sehingga dirinya juga butuh terhibur dan menghibur untuk menghilangkan rasa tersebut.

" Menyikapi masa pandemi ini tidaklah mudah bagi sebahagian masarakat, oleh karena hal ini akhirnya mendorong saya untuk menggagas road show dengan berkolaborasi bersama musisi top Belitong yaitu Bilitonie untuk melakukan road show musik diberbagai tempat se-pulau Belitung" Ujar Edi.

Dikatana dari Edi Nasapata dirinya bersama Bilitoni selama road show masyarakat menyambut baik diberbagai tempat seperti di warung kopi atau juga dihalaman rumah waraga masyarakat, mereka ikut bernyanyi bersama dengan menyumbangkan lagu kesayangannya.

"Selama dua bulan kita road show keliling pulau Belitung di Kabupaten Belitung dan juga di Kabupaten Belitung Timur dan kami Alhamdulillah sukses tanpa ada hambatan yang berarti, pertunjukan ini semata hanya untuk menyemangati masyarakat dimasa pandemi covid-19, ini adalah pertunjukan seni buat masyarakat sekali lagi Alhamdulillah pula kamipun makin banyak teman dan keluarga" Ungkap Edi.

Untuk itu pula menurut Edi Nasapta dirinya perlunya berkujung kepada Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza SE, untuk mengucapakan rasa terima kasihnya Karana selama road show berlangsung aman dan lancar.

"Pada senin tanggal 21 september 2020 kami telah menemui Bupati Beltim, Pak Yuslih Ihza, dalam kunjungan ini membawa rombongan tim road show berjumlah belasan org yang terdiri dari orang dari Kabupaten Beltim dan Kabupaten Belitung, selama dua bulan kami berkesempatan road show dan pada akhirnya kami dan rombongan merasakan perlunya untuk soan ke Bupati Beltim dalam rangka menyampaikan terima kasih bahwa telah bisa melakukan roadshow selama ini di beltim dengan aman, ini semata mata untuk menyemagati masyarakat selama masa pandemi, semoga bermanfaat" Ucap Edi.

Menurut Billitonie selaku musisi Selama road show ini murni gagasan dan sumbangsih dari tim Bilitonie dan tidak ada kepentingan apapun selain hanya untuk menghibur masyarakat di Belitung selama pandemi covid-19 semoga tidak disalah mengertikan.

"Kegiatan ini penuh secara mandiri tidak ada maksud lain selain menghibur masyarakat, pentas seni ini murni atas sumbangan dari anggota tim Bilitonie, ini mandiri sifatnya dan tidak ada maksud lain dalam kegiatan ini, Pak Yuslih (Bupati Beltim-red) menyambut baik atas kunjungan soan kami,salam sehat dan salam bahagia" Ujar Billitonie.

Billitonie seorang seniman yang berdarah Bawean merasa bangga dan bahagia bisa sedikit berbuat dan tidak melupakan asal usulnya yang berasal dari Bawean dan berkesempatan bisa menghiburnya dimasa pandemi covid-19.

"Sebagai seniman Belitong yang keturunan dari Bawean saya pun tidak melupakan asal usul keturunan sehigga sudah ada beberapa kali menghibur di daerah yang banyak komunitas dari Bawean di Beltim maupun di Tanjung Pandan. Saya bangga sebagai keturunann Bawean yang eksis di dunia seni" Ungkap  Billitonie

Billitonie menambahkan bahwa darah seni yang mengalir pada dirinya adalah merupakan keturan dari orang tuanya Bahari pimpinan 'OM Cahaya Malam' dan juga bergabung dalam grub Band Billitonite milik PT Timah.

"Darah seni memang sudah mengalir dari orang tua saya yaitu pak Bahari yang punya musik 'OM Cahaya Malam' ditahun 70an Samapi dengan tahun 80an, beliau dulu pemain musik Billitonite 5 milik PT Timah dan juga sudah menciptakan lagu Pop Daearah Bangka Belitung" Ujarnya menambahkan. (Helmi M Fadhil)